Saturday, 6 June 2009

SEBUAH RENUNGAN : "Mimpi Tanpa Disadari Bisa Menjadi Kenyataan"




TAK KUSANGKA KEMARIN 6 JUNI 2009

HARI LAHIR Ir. Sukarno ke-108


Topik: SEBUAH RENUNGAN


Topik: Sebuah Renungan : Peran Amerika di Indonesia

Amerika atau disebut Sekutu merupakan salah satu negara yang menjadi pemenang dalam PD II. Keterlibatan AS dalam sekutu dikarenakan Jepang menyerang pangkalan mereka di Filipina. Sehingga AS bergabung dalam sekutu berperang melawan Jepang, Jerman dan Itali. Pada akhir pertempuran AS berhasil mengalahkan JIJ (Jerman Itali Jepang).
Hindia Belanda pada saat PD II termasuk dalam Blok Sekutu di bawah pemerintahan Kerajaan Belanda. Orang-orang Hindia Belanda sendiri sudah sejak 1928 tidak ingin disebut sebagai anak Hindia Belanda. Mereka sudah membuat konggres pemuda yang menghasilkan SUMPAH PEMUDA, yaitu berbangsa Indonesia, bertanah air Indonesia dan berbahasa Indonesia.
Orang Indonesia ini pada PD II sudah mulai melawan Kerajaan Belanda dengan di bantu oleh Jepang. Jepang datang ke Indonesia tidak ingin menjajah namun ingin menyatukan ASIA. Sehingga Indonesia yang masih di bawah pemerintahan Belanda hanya menjadi penonton perebutan kekuasaan oleh Jepang di Indonesia dari tangan Belanda. Hingga akhirnya Belanda dapat diusir pergi dan jepang menjadi penguasa di Indonesia.
Pada saat kekuasaan tanah air Indonesia oleh kekaisaran Jepang, istilah Indonesia menjadi istilah baku dalam menyebut wilayah Hindia Belanda. Hingga saat jepang kalah perang dalam PD II sekutu datang ke Indonesia.
Sebelum Jepang menyerah, rakyat Indonesia di bawah komando Ir. Soekarno memproklamasikan berdirinya negara Indonesia yang merdeka.
Dengan demikian kekuasaan tanah air Indonesia ada di tangan orang Indonesia yaitu tangan bangsa sendiri. Kedatangan Sekutu/AS ke Indonesia dengan maksud membawa tawanan Jepang dan persenjataannya di boncengi tentara Belanda. Sehingga terjadi pertempuran antara orang-orang Indonesia dan tentara Belanda.
Pada era ini orang-orang Indonesia banyak dirugikan, karena wilayah Indonesia menjadi terpecah-pecah akibat campur tangan sekutu dalam menyelesaikan serangan tentara belanda di negara Indonesia yang sudah merdeka.
Dari perjanjian Linggajati, Roem Royen, Renville, hingga KMB tidak hanya wilayah Indonesia yang terpecah namun orang-orang bermusuhan satu sama lain.
Orang-orang Indonesia seperti tidak mengenal penjajahan, sehingga mereka hanya dipermainkan dalam politik dunia yang juga mendapatkan kekuasaan karena menang perang.
Mereka mendirikan PBB untuk memberikan tekanan kepada negara-negara yang kalah perang. Sehingga negara Indonesia yang ikut andil mengusir sekutu Amerika Serikat di Indonesia dengan proklamasinya menyebabkan tertekan. Bangsa Indonesia tertekan dengan PBB yang bisa menjatuhkan hukuman, atau tidak mengakui Indonesia sebagai negara.
Perjuangan orang-orang Indonesia terpecah, dalam kelompok mempertahankan RI atau melawan pemerintah RI. Bentuk perlawanan kepada RI akhirnya tidak selalu dilakukan dalam pemberontakan namun juga dilakukan dalam politik sehingga tidak banyak mengakibatkan pertumpahan darah diantara bangsa sendiri. RIS hanya bertahan beberapa bulan, hingga akhirnya para pejuang kemerdekaan menyadari kemerdekaan yang mereka proklamasikan bukan untuk terpecah-pecah dalam negara-negara kecil. Kembalilah mereka menjadi RI dengan bentuk-bentuk pemerintahan yang masih dalam tahap pemilihan, parlementer dan presidensial.
Pada akhirnya RI menyatakan sebagai RI dengan sistem demokrasi terpimpin.
AS/Sekutu memiliki pengaruh dalam keberlanjutan bangsa Indonesia. Pada era ini ideologi negara berada pada 2 pilihan komunis atau kapitalis. Dua negara adidaya Rusia dan Amerika menjadi motor penggerak kedua ideologi tersebut.
Pejuang kemerdekaan Indonesia adalah keturunan dari para pahlawan, yang telah berjuang mengusir penjajahan Belanda. Mereka memiliki darah pejuang Islam yang membela keberadaan khilafah-khilafah islam saat belanda pertama kali menjajah Indonesia. Kemudian diteruskan dengan perjuangan para pejuang untuk menjadikan agama islam tetap eksis dan menjadi agama di masa penjajahan Belanda dan Jepang.
Mereka kemudian menyatakan memilih untuk menggunakan keyakinan agamanya yaitu islam untuk mengatur negara bukan menggunakan ideologi komunis ataupun kapitalis.
Perjuangan mereka ditentang oleh orang Indonesia sendiri, sehingga mereka menjalin kerjasama dengan negara lain.
Di saat ideologi komunis mulai diakui sebagai ideologi yang sah, para pejuang muslim menjadikan AS sebagai teman untuk membantu melawan komunis indonesia yang juga berteman dengan Rusia.
Pertempuran ideologi islam dan komunis semakin memuncak dengan pendirian negara islam DI/TII, PRRI, dan PERMESTA.
Para pejuang ini bisa jadi menjadi tidak simpati lagi dengan AS karena mengecewakan perjuangan mereka. Dan mereka kemudian banyak yang kembali ke RI.
Pada akhirnya komunis Indonesia yang kemudian menggunakan tangan Rusia dan China untuk merebut kekuasaan RI. Mereka menggunakan massa rakyat untuk berontak. Mereka tidak jelas mendeklarasikan negara komunis, namun mereka menggunakan media politik partai komunis.
Keterlibatan AS sebagai negara yang menjadi teman bagi pejuang agama islam dan sebagai negara yang memusuhi ideologi komunis.
Peran ganda AS seperti ini sebagai dalang dari 2 kubu wayang. AS menjadi ppenentu kemenangan pada kubu yang dia kehendaki dengan cara-cara yang dia mainkan.
Rakyat Indonesia harus lebih berhati-hati dengan tawaran AS yang ingin membantu komunitas muslim di negara muslim. Tawaran yang dilontarkan setelah melakukan serangan udara di Afganistan dengan korban nyawa yang banyak.
Dalang permainan hanya bisa dirubah dengan dalang yang lain. Jika tidak maka sekalipun Pandawa akan dibuat sengsara tanpa ada kemenangan di Baratayudha pada permainannya.
Jadi kita ini bukan wayang, namun manusia yang menjadi dalang bagi individu, masyarakat dan negara.
Akan dibuat seperti apa masyarakat dan negara tergantung manusianya. Istilah populernya masyarakat dan negara tidak akan berubah jika masyarakat dan negara itu sendiri yang merubahnya.
Sehingga jika memang manusia Indonesia tidak memiliki lagi loyalitas kepada pemimpin yang satu, harus segera menunjuk penggantinya. Sebab perbedaan kepemimpinan ini yang akan menyebabkan permusuhan. Kearifan memandang pentingnya pemimpin ini harus menjadi tolak ukur bagi masyarakat dan negara Indonesia kedepan.
Belajar dari dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang kemudian berdiri demokrasi terpimpin, mengakibatkan RI menjadi ada di banyak matahari. Kabinet hampir tiap tahun ganti, dengan ideologi yang berganti-ganti.
Indonesia sekarang 38 partai 6 partai lokal menjadi 44 partai, atau 44 matahari formal. Namun masih ada matahari lain diluar yang diijinkan.
Pelanggaran batas wilayah oleh tentara Malaysia, dan sejarah Malaysia dengan AS harus tidak boleh melenakan RI sekarang.
Semua dalam kerangka persatuan, namun jangan karena persatuan hak hidup agama dibatasi. Indonesia sudah lepas dari komunis, sehingga tidak ada salahnya meninjau Indonesia sebagai negara agama. Dan menciptakan komunitas islam bersama negara-negara di dunia yang memiliki aturan negara yang sama yaitu aturan negara dengan menggunakan agama islam.
Di dunia saat ini bukan bebas peperangan, padahal pada saat Indonesia masih dalam peperangan banyak negara-negara Islam juga mengalaminya. Bahkan sampai sekarang masih mengalaminya, namun Indonesia yang sudah merdeka tidak memiliki otoritas untuk membela namun hanya sebagai anggota DK PBB.
Apa peran Dk PBB di Indonesia tidak bisa dilihat merugikan Indonesia? Timur-Timur, Sipadan dan Ligitan adalah produk dari DK PBB. Apa makna kemerdekaan Indonesia bertujuan menciptakan ketertiban dunia, apa makna Indonesia yang pernah keluar dari PBB. Dan apa makna Indonesia yang tidak punya suara di PBB.
Kepemimpinan DK PBB adalah memihak, dan kita sudah merasakan sejak perjanjian Linggajati sampai lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan.
AS tidak benar dengan sendiri sebagai bangsa menyerang Afganistan. AS berulangkali memulai perang. Indonesia dijadikan DK PBB tetapi tidak bisa melucuti AS.
AS berperang untuk kepentingan AS, tidak ada kepentingan PBB. PBB hanya kumpulan wakil negara-negara yang setuju pada AS.
AS memveto penolakan perang melawan Iraq, Indonesia dan negara peserta PBB tidak berani melawan satu suara AS.
Indonesia butuh kemerdekaan untuk berdaulat, untuk berpikir, untuk bertindak, dan untuk memilih. Indonesia butuh merealisasikannya, bukan hanya membicarakannya yang akhirnya kandas ditangan PBB atau AS.
Indonesia butuh orang yang menggerakkan bantuan untuk Palestina beberapa waktu lalu, yang berani berdaulat melakukan pembelaan kepada Palestina sebagai negara Merdeka yang diserang oleh Israel. Indonesia tidak membutuhkan pembohong, yang hanya menipu rakyat Indonesia, membuat berita gembira dan kenyataannya menyengsarakan. Membuat berita utang luar negeri Indonesia sudah lunas, kenyataannya utang luar negeri bertambah.
Indonesia tidak tergantung MPR, reformasi 1998 membuktikan kekuatan rakyat yang menggerakkan DPR/MPR setuju pergantian Presiden. Saat ini setelah reformasi DPR/MPR jangan menunggu dibunuh satu persatu sebagai gantinya demonstrasi, jangan menunggu rakyat satu persatu meninggal dalam demonstrasi, jangan menunggu dipaksa.
Pilihannya DPR/MPR menyuarakan suara rakyat untuk mengganti presiden yang telah berbohong kepada rakyat atau menjadi tumbal perubahan selanjutnya.
Reformasi telah menumbalkan rakyat dan tidak ada tumbal anggota DPR/MPR, saat ini jalan demonstrasi tidak efektif untuk pergerakan dan perubahan. Jalan efektif untuk perubahan dan pergerakan adalah meminimalisasikan korban demonstran dijalan digantikan sedikit korban di senayan. Untuk menjadikan anggota DPR/MPR bersuara menyuarakan rakyat. Dengan pembubaran DPR/MPR maka tidak akan ada yang mati.
Toleransi antar umat beragama diganti dengan toleransi beragama.
Setiap orang yang beragama akan diberikan toleransi untuk menjalankan agamanya.
Jalan mematikan DPR/MPR itu adalah rakyat hanya menggunakan agamanya dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Tidak bersedia terikat dengan produk-produk DPR/MPR.
1. Semua bentuk UUD, UU, Perpu, PP, Perda, dinyatakan tidak berlaku
2. Tidak ada hukum yang berlaku dari hasil DPR/MPR sejak mulai berdiri hingga yang sekarang
3. Rakyat hidup dalam aturan agamanya.
4. Rakyat memilih sendiri pemimpin mereka dalam menjalankan agamanya sesuai tempat tinggalnya masing-masing. Dan dibolehkan saling terkait dengan daerah lain dalam wilayah Indonesia.
5. Peselisihan yang terjadi diselesaikan di pimpinan masing-masing dengan cara musyawarah dan keadilan
6. Semua rakyat yang tidak memiliki pemimpin memimpin dirinya sendiri untuk taat beragama
7. Pelanggaran aturan agama diselesaikan ditempat dengan hukum agama oleh hakim agama setempat.
8. Usaha yang sesuai agamanya terus dijalankan
9. Usaha yang melanggar agamanya ditindak sesuai agamanya oleh pemimpin agama didaerah tersebut, jika menyangkut dua agama atau lebih diselesaikan dengan musyawarah antar pemimpin agama.
10. SEBUAH RENUNGAN UNTUK INDONESIA SEJAHTERA tidak berideologi tetapi beragama

Friday, 5 June 2009

Catatan Peran Pengusaha di Pilpres 2009

Donny Armand Amir mengirim pesan kepada anggota PIM (Perhimpunan Indonesia Muda).

--------------------
Subjek: Inilah daftar Pengusaha - Pengusaha Besar yg menjadi penyokong dana Capres dlm Pilpres 2009 - 2014,

Pengusaha mempunyai peran yang sangat penting bagi pertumbuhan sebuah negara,perannya bukan hanya semata sebagai pelaku utama penggerak perekonomian saja,bahkan secara diam-diam para Pengusaha ini adalah faktor penentu kesuksesan seseorang untuk menjadi Presiden,lihatlah bagaimana Obama Presiden Amerika mendulang kesuksesan karena juga di dukung oleh banyak Pengusaha,seperti misalkan Google Group,Microsoft bahkan George Soros pun tak ketinggalan.

Kondisi iklim diatas telah berlangsung cukup lama,bahkan di perkirakan peran Pengusaha sebagai faktor penentu sebuah kemenangan telah ada sejak manusia mengenal demokrasi dalam memilih pimpinannya, tanpa Pengusaha sebagai pendukung utama seorang calon Presiden atau Capres niscaya akan merepotkan kampanye yang diadakannya,apalagi jika ingin mensosialisasikan dirinya secara menyeluruh dan kontinyu.

Ya biaya yang dibutuhkan untuk itu tidaklah sedikit,jika kita meruntut perjalanan pemilihan seseorang untuk menjadi Presiden di negara Indonesia tercatat dana kampanye yang dibutuhkan jumlahnya puluhan hingga ratusan miliar rupiah,bahkan tersiar kabar untuk pemilihan Presiden periode 2009-2014 yang akan dimulai ini,setiap Capres menganggarkan biaya minimal 200 Miliar !

3 Calon Presiden di pemilihan Presiden Indonesia 2009 ini,bukanlah orang-orang yang tidak mempunyai pengalaman ,ketiganya pernah merasakan bagaimana tingkat persaingan dan dana yang dibutuhkan 5 tahun yang lalu,mereka sadar betul bahwa biaya kampanye yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Untuk mengantisipasi dana kampanye yang tak murah itu,mereka dan team suksesnya jauh waktu telah melobby para pengusaha untuk dijadikan sebagai penyandang dana atau Donatur Kampanye.

Namun jika sahabat memperhatikan tingkah polah Politikus yang ingin berkolaborasi dengan Pengusaha ada hal janggal atas kesepakatan politk ini,ternyata Pengusaha itu bukan saja pintar mencari uang namun juga lihai berpolitik,tidak percaya??

Perhatikan data Pengusaha yang menjadi Donatur para Presiden dibawah ini,ternyata mereka membagi dananya secara merata,seperti misalkan si anak atau istri mendukung Presiden A,lalu si Bapak atau Suami mendukung Presiden B atau C,inilah 21 Pengusaha Besar Donatur Calon Presiden :

A. Para Pengusaha Donatur bagi Capres SBY-Budiono
1. Alim Markus (Maspion)
2. Antony Salim (Salim Group)
3. Franky O.Wijaya (Sinar Mas)
4. Tommy Winata (Artha Graha)
5. Aguan atau Sugianto Kusuma(JHD)
6. Herman A.Kusumo (Tambang)
7. Hartati Murdaya (Berca)
8. Anindya Bakrie (group Bakrie),
Dan Beberapa pengusaha Kadin

B. Para Pengusaha Donatur bagi Capres Megawati-Prabowo
1. Hashim Djojohadikusumo (Tirtamas Group)
2. Gunadi Sinduwinata (Indomobil)
3. Hariyadi Sukamdani ( Hotel Sahid)
4. Rini Mariani Sumarno (Kanzen Motor)
5. Murdaya Poo (Berca,Metropolitan Kentjana)

C. Para Pengusaha Donatur bagi Capres Jusuf Kalla-Wiranto
1. Erwin Aksa (Bosowa Group)
2. Sofjan Wanandi (Gemala/Pakerti Yoga Group),
3. Tito Sulistio (Mitra Rajasa)
4. Benny Sutrisno(Aspac Group)
5. Siswono Yudhohusodo ( Bangun Tjipta Group),
6. Aburizal Bakrie (Bakrie Group),
Beberapa pengusaha Kadin

Monday, 1 June 2009

Barack Husein Obama



Pidato Kemenangan Pilpres AS

Barack Obama, Presiden Amerika Serikat terpilih dalam Pilpres 4 November 2008, menyampaikan pidato kemenangan di Grant Park, Chicago, Illinois, Rabu pagi WIB (5/11/2008). "Kemenangan ini bukanlah perubahan yang kita cari. Ini hanyalah kesempatan bagi kita untuk mewujudkan perubahan itu," katanya.

Barack Obama

Mengukir Sejarah Amerika


Barack Obama mengukir sejarah Amerika. Mempunyai latar belakang yang menarik: ayahnya kulit hitam, ibu kulit putih, satu-satunya Afro-Amerika di Senat AS, dan terpilih menjadi presiden AS pertama keturunan Afrika dari Partai Demokrat dalam Pilpres 4 November 2008, mengalahkan John McCain Capres Partai Republik. Sewaktu kecil, Obama pernah tinggal dan sekolah di Indonesia.

Rasanya lebih mudah membayangkan Amerika memiliki seorang presiden kulit hitam setelah menyaksikan serial TV ‘24’ yang sempat menjadi hit di Amerika dan berbagai negara.

Dalam serial TV yang menonjolkan upaya Amerika memerangi terorisme ini, Jack Bauer, sang jagoan dari CTU (Counter Terorism Unit) harus berjibaku dengan waktu yang terbatas (24 jam) untuk menggagalkan upaya teroris menyerang kota-kota di Amerika. Jack berulang kali harus melindungi presiden kulit hitam pertama yang memimpin Amerika, Presiden David Palmer, dari berbagai upaya pembunuhan. Dalam serial 24, Palmer digambarkan sebagai presiden yang berkarakter tenang, tidak gegabah mengambil keputusan, selalu menghindar dari cara-cara tidak terhormat dan karismatis.


Penampilan Palmer di serial 24 cukup memukau sebab menonjolkan sosok Presiden Amerika Serikat yang patriotik dan nasionalis. Penonton pun berdecak kagum dengan karakter yang diperankan Palmer. Aktor yang memerankan Palmer, Dennis Haysbert bahkan mengklaim bahwa ia sudah meretas jalan bagi Barack Obama untuk menjadi orang nomor satu di AS. Ia mengatakan jutaan penggemar serial ini menjadi terbiasa dengan ide bahwa Amerika bisa memiliki seorang presiden berkulit hitam. Dan jika Obama bisa sampai ke Gedung Putih, sang aktor menyatakan bahwa serial 24 layak mendapat kredit.


Ide bahwa Amerika bisa memiliki seorang presiden berkulit hitam kelihatannya sudah dapat diterima oleh sebagian warga negara Amerika. Meski Obama termasuk orang baru dalam kancah politik Amerika Serikat, antusiasme masyarakat dan media Amerika atas Obama terbilang sangat besar.

Pada salah satu edisi tahun 2005, TIME memasukkan nama Obama pada daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. New Statesman, sebuah media di Inggris, mendaftar Obama sebagai salah satu dari “sepuluh orang yang mampu mengubah dunia.” Pada edisi 23 Oktober 2006, TIME memasang wajah tersenyum Obama sebagai cover, dan memasang judul besar-besar, “Kenapa Barack Obama Bisa Jadi Presiden Selanjutnya” (Why Barack Obama Could be The Next President”), ditulis oleh salah satu jurnalis terkemuka, Joe Klein.


Sementara media-media lokal lainnya seperti Washington Post, pernah menerbitkan headline berjudul agak bombastik: “The Legend of Barack Obama” (Legenda Barack Obama). Obama juga mendapat perhatian dari majalah budaya seperti Rolling Stone dan The New Yorker. Pada edisi 2004, Rolling Stone memilih Obama sebagai salah satu People of the Year.
Latar belakang kehidupan Barack Obama benar-benar ‘ditelanjangi’ dan diekspos luas. Satu waktu mengulas tuntas kehidupan Obama dari kecil hingga sekarang, di waktu lain mengulas kehidupan dan pengaruh ibundanya pada diri Obama, termasuk kehidupan Obama saat tinggal di Indonesia.


Membaca perjalanan hidup Obama lewat tulisan-tulisan di berbagai media tersebut memang akan membuat kita mengenal sosok Obama. Pada kolom majalah US Weekly edisi 10 Maret 2008, sosok Obama digambarkan sebagai sosok yang sama dengan kita (like us), dalam kehidupan sehari harinya. Ia pun menjadi inspirasi bagi banyak orang, yang merasa terpinggirkan dan tak berdaya. Sebab Obama menapaki kehidupan getir ditinggal ayahnya (Barack Hussein Obama asal Kenya), yang punya tiga istri lain, selain ibu kandung Obama, Ann Dunham, perempuan kulit putih.


Meski demikian, hal-hal yang baik dari kedua orang tuanya mengalir dalam darah Obama. Obama mewarisi kecerdasan seorang ekonom bergelar Ph.D lulusan Universitas Harvard dari ayahnya, dan nilai-nilai empati dan pelayanan kepada orang lain seorang antropolog dari ibunya. Postur tubuh dan warna kulit Obama, bahkan rambutnya yang keriting, lebih mirip ayahnya ketimbang ibunya.

Dreams from My Father
Obama, Jr lahir di Honolulu, Hawaii pada 4 Agustus 1961, anak hasil perkawinan Barack Hussein Obama, Sr dan Ann Dunham. Obama, Sr adalah pria asal Alego, sebuah desa di Provinsi Nyanza, Kenya, Afrika. Sedangkan Ann lahir dan tumbuh dewasa di kota kecil Wichita, Kansas.

Otaknya yang cemerlang merubah nasib Obama Sr, dari seorang penggembala kambing dan pelayan di rumah keluarga berkebangsaan Inggris di Kenya, menjadi seorang mahasiswa berbeasiswa untuk kuliah di East-West Center di Universitas Hawaii di Manoa. Di sanalah Obama, Sr bertemu dengan Ann Dunham, teman seuniversitas yang kemudian dinikahinya. Sebelum menikah dengan Ann Dunhan, Obama, Sr telah menikahi wanita Kenya. Dari istrinya di Kenya itu, Obama, Sr mendapatkan tujuh orang anak.


Obama, Jr memang lahir saat kedua orangtuanya masih berstatus mahasiswa. Saat Obama berusia sekitar dua tahun, Obama Sr meninggalkan Ann Dunham dan Obama kecil, untuk meraih gelar Ph.D di bidang ekonomi di Harvard University. Mereka akhirnya bercerai. Ann Dunham lulus dan ia menjadi antropolog. Sedangkan Obama, Sr, setelah menyelesaikan pendidikannya, kembali ke Kenya, dan bekerja sebagai perencana ekonomi bagi pemerintah. Obama, Sr meninggal dunia dalam kecelakaan mobil pada 1982 - ketika itu Obama, Jr berusia 21 tahun.


Ann Dunham menikah lagi dengan mahasiswa asing lainnya dari Indonesia yang belajar di Universitas Hawaii, bernama Lolo Soetoro. Pernikahan Ann-Lolo dengan Ann dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik bernama Maya Kassandra Soetoro - saat ini Maya (37 tahun) menjadi pengajar di Universitas Hawaii. Seusai studi, Lolo memboyong Ann dan Obama kecil pindah ke Jakarta. Di kota inilah Obama, Jr sempat mengenyam pendidikan dasar di Indonesia pada usia enam sampai 10 tahun.


Tentang awal masa kanak-kanaknya, dalam Dreams from My Father, Obama menulis, “Ayahku tidak terlihat seperti orang-orang di sekitarku. Dia hitam sepeti ter (aspal cair) dan ibuku putih seperti susu, hampir tak teringat di otakku”. Obama memang tak mengenal ayahnya secara dekat, tetapi mengingat petuahnya, “Jangan menangis dan tatap masa depan.” Air matanya mengalir ketika pesawat ayahnya lenyap di Samudra Pasifik saat terakhir kali menemui Obama di Hawaii tahun 1971.

Sementara pengaruh sang ibu cukup besar atas diri Obama. Menurut Newsweek (31 Maret 2008) ibunya menanamkan pada diri Obama “nilai-nilai tradisional barat tengah Amerika, yakni kejujuran, keadilan, dan bicara terus terang”. Sewaktu tinggal di Jakarta, sang ibu mendidik “supaya Obama menaruh hormat terhadap orang-orang Indonesia dan budaya mereka dan jangan sampai berpikir bahwa dia adalah superior (lebih unggul) daripada orang-orang Indonesia”.


Perkawinan Ann-Lolo tidak bertahan lama, hanya sekitar lima tahun. Pada 1974, Ann kembali ke Honolulu. Ayah tirinya, Lolo Soetoro – meninggal dunia pada 2 Maret 1993. Ann Dunham sendirl meninggal dunia karena kanker pada 1995, beberapa bulan setelah buku otobiografi Obama, Dreams from My Father diterbitkan.


Setelah sempat tinggal di Indonesia, Obama yang waktu itu berusia 10 tahun, memilih kembali ke Hawaii pada 1971, tinggal bersama kakek dan nenek dari keluarga ibunya, Madelyn Dunham. Pergulatan hidup dimulai karena hidup tanpa orangtua kandung, diiringi segregasi ras lingkungan di Punahou, Hawaii. Ibunya, Ann, pernah mendapatkan buku harian Obama yang mengisahkan, “Siapakah diri saya ini?”


Di tengah gejolak batin itu, Obama tetap berprestasi di sekolah. Di sana, Obama, Jr masuk kelas lima di Punahou School, sekolah elit untuk persiapan masuk ke perguruan tinggi di Honolulu. Obama menjadi salah satu siswa kulit hitam dari 7-8 orang siswa kulit hitam di sekolah itu. la bersekolah sampai tingkat 12 dan lulus pada 1979.


Pada masa remajanya itu, Obama pernah dilingkupi perasaan keta-kutan karena merasa tidak memiliki orang tua. Hal ini dapat dipahami karena orang tua Obama tidak tinggal bersama Obama. Ia pun sempat mengalami krisis identitas. Ia menghabiskan hari-harinya di lapangan basket bahkan sempat menggunakan marijuana dan mencoba kokain. Namun, belakangan, masa-masa sulit itu membuat Obama menjadi remaja yang kuat.


Setelah sekolah menengahnya selesai, Obama melanjutkan studinya di Occidental Col-lege California lalu dia pindah ke Universitas Columbia. Di universitas ini, ia kuliah di fakultas ilmu politik dengan jurusan hubungan inter-nasional. Setelah menyelesaikan Bachelors of Arts pada 1983, Obama bekerja selama setahun di perusahaan bisnis internasional. Pada 1985, Obama pindah ke Chicago untuk mengelola proyek nirlaba yang membantu gereja lokal menyusun program pelatihan kerja bagi penduduk yang tinggal di lingkungan miskin.


Sebagai community organizer di Calumet Community Religious Conference (CCRC), tugas Obama antara lain mendatangi rumah satu per satu guna mendata berbagai permasalahan warga. Mulai dari perkara selokan mampet, air ledeng cuma menetes, sampai bagaimana caranya mengatasi persoalan pelacuran. Tidak mudah, karena Obama lebih banyak ditolak daripada dipersilakan masuk rumah. Bahkan diusir dan dimaki-maki. Sejarah kemudian mencatat Obama sukses menambah jumlah organisasi antikenakalan remaja, membuat sistem manajemen sampah, memperbaiki jalan raya, membersihkan selokan dan menyusun keamanan mandiri. Harvard Law School pun menawari beasiswa kepada Obama.

Presiden Harvard Law Review
Obama kemudian melanjutkan studinya ke Universitas Harvard dan kuliah di fakultas hukum pada 1988. Pada Februari 1990, Obama dikenal secara nasional karena menjadi keturunan Afrika-Amerika pertama yang terpilih sebagai presiden Harvard Law Review - majalah yang berisi jurnal ilmiah ilmu hukum. Media memujinya, tetapi para mahasiswa kulit hitam lainnya mengkritiknya karena tidak memilih lebih banyak siswa kulit hitam lainnya pada posisi atas di majalahnya itu. Dia menyelesaikan program Juris Doctor pada 1991 dengan predikat magna cum laude.


Pengalamannya dibesarkan di berbagai tempat, bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda, membuat Obama merasa siap untuk masuk ke dunia politik. Obama percaya mampu mempersatukan orang-orang dari kelompok yang berbeda menjadi satu kesatuan warga Amerika. Obama merasa, masalah ini adalah tantangan yang dihadapi Amerika saat ini. Pada 1996, Obama terpilih menjadi senator di Negara Bagian Illinois, dari distrik 13, bagian sisi selatan Hyde Park. Pada Januari 2003, saat Partai Demokrat mendapatkan kendalinya kembali di majelis, Obama menjadi ketua komisi kesehatan dan pelayanan masyarakat.


Atas inisiatifnya di legislatif, Obama dibantu untuk menulis tentang Illinois: Earned Income Tax Credit yang memberikan manfaat kepada keluarga yang mempunyai pendapatan keluarga rendah, Obama juga bekerja untuk membuat undang--undang yang dapat membantu masyarakat yang tidak mampu mendapat asuransi kesehatan dan membantu meningkatkan biaya program pen-cegahan AIDS dan program lainnya yang juga membutuhkan perhatian.


Pada 2000, Obama gagal dalam pencalonannya yang pertama sebagai US House of Representatives (DPR) dari Partai Demokrat. Yang menang adalah Bobby Rush, seorang mantan anggota Black Panther, sebuah gerakan kaum kulit hitam untuk mempersenjatai kelompoknya dengan alasan mempertahankan diri. Rush menyerang Obama dengan pendapatnya yang mengatakan bahwa Obama belum berpengalaman di arena perwakilan rakyat, sehingga tidak tahu apa yang menjadi permasalahan di sana. Rush mendapatkan 61% suara dari pemilih, sedangkan Obama hanya 30% suara. Pada 2002, Obama mencalonkan diri lagi dan tidak mendapatkan rintangan yang berarti.

Presiden AS Kulit Hitam Pertama
Pada 2004, ia bertarung menjadi Senat AS dan menang. Hal ini tak lepas dari ketenaran yang diraihnya ketika menyampaikan pidato pada konvensi Partai Demokrat tahun 2004, mengantar John F Kerry sebagai nomine presiden Demokrat. Dengan pidato yang memuja kebesaran AS, tetapi mengingatkan negara yang kehilangan reputasi global, kekacauan di dalam negeri karena banyak kelompok terpinggirkan, Obama mendadak menjadi selebriti. Banyak yang mengundangnya sebagai pembicara. Dari seorang calon kulit hitam yang tidak dikenal, Obama menjadi Senator AS dengan kesediaan bekerja sama dengan siapa pun, termasuk Senator Republik. Dari sinilah ia memutuskan diri menjadi capres.


Keberhasilan Obama tidak lepas dari dukungan istrinya. Obama, Jr bertemu dengan Michelle Robinson, yang kemudian menjadi istrinya, ketika bekerja di firma hukum Sidley Austin LLP pada musim panas 1990. Michelle yang juga lulusan Harvard Law School adalah rekan pengacara di firma tersebut. Mereka menikah pada 1992 dan memiliki dua orang putri: Malia Ann (lahir 1999) dan Sasha (lahir 2001). Keluarga Obama pernah menjadi anggota Chicago’s Trinity United Church of Christ. Kehidupan dengan Michelle, putri seorang pegawai pengairan di Chicago, menutupi babak kegelisahan hidup Obama yang sempat terjerumus narkoba. Adalah pencarian identitas yang membuat Obama memilih tinggal di South Side Chicago.


Kini, sebuah pertanyaan besar menggantung dalam benak sebagian orang tatkala Barack Obama keluar sebagai pemenang perlombaan pencalonan presiden dari Demokrat awal Juni lalu. Pesaingnya, Hillary Rodham Clinton mengakui kekalahannya dan mengakhiri kampanye Sabtu (7/6) di Washington. Dia pun menyatakan dukungannya terhadap Barack Obama serta menyerukan persatuan bagi seluruh pendukung Partai Demokrat.


Mungkinkah Obama memenangkan persaingan kursi Presiden Amerika menghadapi John McCain dari Republik pada bulan November tahun ini dan mencatat sejarah warga kulit hitam pertama menjadi Presiden AS? Sebab banyak pendukung Obama waswas isu rasial warna kulit akan menghambatnya ke Gedung Putih.

Sebab sebagian kulit putih masih enggan menerima kulit hitam sebagai presiden dan juga kemungkinan taktik kotor lawan-lawan di balik kampanye.


Sebab jika melihat komposisi penduduk AS saat ini, sekitar 52% adalah kulit putih, 24% Afrika-Amerika, 14% Hispanics (keturunan Mexico dan Amerika Latin), 7% Asia (terutama Asia Tengah, Timur, dan Selatan), dan sisanya Arab, Timur Tengah, dan lain-lain. Maukah kulit putih dipimpin seorang Obama yang keturunan Kenya (Afrika)? Dalam sejarah politik AS, belum pernah ada seorang presiden yang tidak berkulit putih (kecuali dalam film). Hal lain, fanatisme kelompok berbasis agama dan ras juga masih sangat kuat di AS. Secara formal-struktural, rasisme memang sudah dihapus, tetapi secara kultural semangat antiras belum hilang di AS.


Meski demikian, bila Obama berhasil menjadi Presiden Amerika pertama berkulit hitam, harapan akan Amerika Serikat yang lebih terbuka, manusiawi, inklusif dan toleran, mungkin bisa terwujud. Kebesaran Amerika sebagai kampiun demokrasi dan pembela hak asasi pasti akan mendapat acungan jempol dari berbagai kalangan. ►Majalah Tokoh Indonesia Edisi 39/Mangatur L Paniroy (Time, Newsweek, CBSNews)






Nama:
Barack Hussein Obama Jr.
Lahir:
Honolulu, 8 April 1961
Keluarga:
Istri: Michelle (Menikah 1992), dua putri: Malia, Sasha.
Tempat tinggal:
Chicago, IL
Pendidikan:
- JD, Harvard Law School, 1991
- BA, Columbia University, 1983
- Attended, Occidental College
Pengalaman Politik:
- Senator, United States Senate, 2005-present
- Keynote Speaker, 2004 Democratic National Convention
- Senator, Illinois State Senate, 1996-2004
Situs Kampanye: BarackObama.com


ORIFLAME UNIVERSITY

Blog Archive

ALAMAT IP KAMU

streetdirectory.co.id

Muthofar Hadi Sponsor Umroh/Haji

PT Armina Reka Perdana adalah salah satu agen perjalanan Haji/Umrah di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1990. Ikuti jamaahnya dan dapatkan kuotanya, Bergabung Klik di sini.