Miskin adalah kondisi dimana kebutuhan primer sehari-hari tidak tercukupi. Orang miskin adalah orang yang kebutuhan primer sehari-harinya tidak dapat tercukupi, dimana kebutuhan primer seorang manusia dalam satu hari makan minimal 3 kali, memiliki rumah, dan memiliki pakaian. Manusia yang merasakan kesulitan dalam mencukupi kebutuhan dasar setiap harinya tersebut disebut orang miskin.
Kemiskinan adalah karakter yang sudah melekat pada diri orang miskin, karena hampir setiap hari tidak dapat memenuhi kebutuhan primernya. Kemiskinan bisa dalam waktu setahun atau lebih. Sehingga perlu adanya peran serta pemerintah untuk menanggulanginya. Kemiskinan yang masih dalam waktu kurang dari 1 tahun, juga membutuhkan bantuan baik dari keluarga besarnya, tetangganya ataupun pemerintah, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasarnya setiap hari.
Sebuah data menyebutkan bahwa jumlah pekerja lebih sedikit dari jumlah pengangguran, di Daerah Bantul ada kepala keluarga pada tahun 2006 dalam sebuah kecamatan terdapat jumlah pengangguran 1481 orang, buruh tani 715 orang, buruh bangunan 1045 orang, buruh nelayan 15 orang, 160 orang warung/bakulan,212 orang petani, 155 orang pengusaha becak/ojek, pekerjaan lainnya 195 orang.
Pengangguran adalah manusia yang tidak bekerja dan tidak memiliki usaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pengangguran berbeda dengan penjahat, karena penjahat adalah manusia yang melakukan pekerjaan jahat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pengangguran dan penjahat bukan pekerja, karena pekerja adalah manusia yang melakukan pekerjaan halal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kemiskinan manusia di dasari oleh pemenuhan kebutuhan kebutuhan dasar/primer manusia, dan penyebabnya adalah tidak memiliki pekerjaan yang menghasilkan uang untuk dibelanjakan.
Program pengentasan kemiskinan adalah program nasional, namun banyak informasi di media baik cetak maupun elektronik ataupun online yang membahas tentang kejahatan. Dan kemiskinan dikategorikan sebagai penyebab kejahatan, dengan asumsi bahwa orang yang miskin berbuat jahat untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dengan asumsi itu pengangguran menjadi penyebab pula akan tindak kejahatan.
Dan ketimpangan status penjahat ini mendasari penegakan hukum di Indonesia untuk direformasi, sehingga terbentuk MK. Kejahatan yang dilakukan oleh oknum pengangguran untuk kebutuhan dasarnya disidang dan diadili dipengadilan, sedangkan kejahatan oleh seorang oknum pekerja dibiarkan, karena akan menyebabkan citra pekerja menjadi jelek. Siapa yang akan tidak setuju pengangguran tidak jelek? tentu seorang pekerja dengan rendah diri mengatakan mereka sedang menganggur didepan pengangguran, dan akan mengatakan bekerja dengan baik didepan atasan.
Kejanggalan perilaku sosial ini disebabkan oleh Pancasila. Pancasila dijadikan rujukan hukum, padahal Pancasila hanya berisi 5 sila, sehingga berbondong-bondong para sarjana hukum menerjemahkan hukum berdasarkan Pancasila. Hukum itu kemudian menjadi kitab hukum untuk menjadi pedoman dalam kasus hukum di Indonesia.
Maraknya Mafia Peradilan tidak begitu saja terjadi setelah terjadi kejahatan. Mafia peradilan adalah sebuah sekenario kejahatan untuk mendapatkan kebutuhannya. Sekenario menjadikan seseorang terjebak untuk berbuat jahat, masuk perangkap orang jahat, dimintai keterangan sebagai penjahat, diadili dengan saksi seorang penjahat, sampai diputuskan bersalah atas tuntutan dari penjahat. Pancasila menjadikan manusia berkelompok untuk berbuat jahat, sehingga timbul mafia peradilan.
Arti kata mafia adalah kelompok penjahat, dari yang membuat sekenario kejahatan, mencari aktor kejahatan, memproses legal ataupun ilegal, sampai yang menuntut hukuman atau bahkan ada hakim yang juga penjahat.
Saya justru menghimbau kepada para pekerja untuk tidak memberikan pekerjaan jahat kepada pengangguran, ketulusan mereka bekerja bukan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup namun hidup sebagai layaknya manusia seperti halnya kamu para pekerja.
Manusia Indonesia tidak lagi beragama, mereka tidak menjalankan syariat agama, bahkan menolak pelaksanaan syariat agama dengan berbagai alasan. Sudah saatnya manusia Indonesia kembali beragama, setuju dan melaksanakan penerapan syariat agama. Dalam agama akan banyak solusi yang konkret dalam pengangguran, kemiskinan, dan kejahatan. manusia Indonesia jangan lagi memisahkan hukum agama dari kehidupannya.
Sungguh Indonesia adalah negara yang menjadi warisan kita dari nenek moyang beragama, bukan dari nenek moyang tidak beragama. Salam.
Thursday, 26 November 2009
Saturday, 31 October 2009
Reposting : "Walhi: Jakarta Macet Total 2011"
Jakarta (ANTARA) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) memperkirakan kemacetan total di Jakarta akan terjadi pada 2011.
"Kalau
mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso memperkirakan 2014 Jakarta macet
total. Saya rasa kemacetan total akan lebih cepat jadi 2011," kata
Ketua Komisi Organisasi Dewan Nasional Walhi, Ririn Sefsani, dalam
diskusi "Green Car" mobilmotor Forum 2009 di Jakarta, Kamis.
Ia
mengatakan, prediksi sebelumnya ruas jalan di Jakarta sudah tidak mampu
menampung jumlah kendaraan tahun 2014, sehingga terjadi kemacetan total.
Namun,
dengan semakin cepatnya pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor sejak
2007 di Jabodetabek, diperkirakan kemacetan total di Jakarta semakin
cepat terjadi.
Dengan demikian, tambahnya, Jakarta pada saat
itu akan menjadi kota yang tidak layak huni, dengan tingkat polusi yang
sangat tinggi.
Langkah yang harus diambil di sektor
transportasi, menurut Ririn, yakni komitmen industri otomotif terhadap
pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.
"Produsen
harusnya menciptakan transportasi massal yang ramah lingkungan. Bukan
lagi memikirkan mobil ramah lingkungan pribadi," ujar dia.
Selain itu, ia menabahkan perlunya pemerintah konsisten melaksanakan kebijakan pengembangan mobil ramah lingkungan.
"Jangan sampai itu hanya menjadi slogan saja. Di sini perilaku masyarakat pun patut dipertanyakan," tegas Ririn.
Beberapa kebijakan yang harus konsisten dijalankan yakni Perda DKI Nomor 2 Tahun 2005 tentang pengendalian pencemaran udara.
Ia menyarankan perbaikan dan pengelolaan transportasi publik menjadi pilihan terbaik.
Sunday, 18 October 2009
Pin “Nabi Muhammad” Beredar Bersamaan Pin Ali Bin Abi Thalib dan Abu Fadhl Abbas
reposting from okepress
MAKASSAR — Bros atau pin bergambar
Rasulullah Muhammad saw yang memancing keresahan umat Islam beredar di
kota Makassar. Pin itu berbentuk bundar dengan diameter sekira 5
Centimeter. Warna dasar pin itu
hijau
muda. Pada pin itu, wajah Muhammad saw dilukiskan begitu tampan dan
mempesona. Digambarkan Muhammad berhidung mancung sempurna.
Bergigi rata, dengan bibir sempurna,
tidak tipis maupun tebal. Alisnya terlihat tebal rapi, nyaris meruncing
hingga ujung kening. Matanya juga digambarkan sempurna, dengan bola
mata berwarna cokelat.
Kepalanya tertutup dengan sorban putih bergaris-garis hijau. Di sebelah telinga kanan terlihat gulungan sorban yang menyerupai kembang. Gambar hanya tampak sampai leher saja. Di bawah gambar, ada tulisan arab berbunyi Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Alihi Wassalam.
Kepalanya tertutup dengan sorban putih bergaris-garis hijau. Di sebelah telinga kanan terlihat gulungan sorban yang menyerupai kembang. Gambar hanya tampak sampai leher saja. Di bawah gambar, ada tulisan arab berbunyi Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Alihi Wassalam.
Tulisan Muhammad Rasulullah berhuruf
besar. Hampir sepuluh kali lebih besar dibandingkan tulisan Sallallahu
Alaihi Wa Alihi wa Sallam (cara penyebutan penganut Syiah terhadap
Rasulullah saw). Wajah yang disebutkan bros itu sebagai wajah Muhammad
saw terlihat utuh, bersih, dan sangat terang.
Gambar ini diketahui beredar setelah
ditemukan salah seorang pengurus Forum Komunikasi Muslimah “One-One”.
Ia mengaku bernama Hdy. Saat ditemui di rumah rekannya, Jalan Mapala
Makassar, Selasa, 13 Oktober, Hdy mengaku pin tersebut diperolehnya
bukan secara kebetulan. Bros itu dibeli Hdy seharga Rp 20.000 dari
seorang rekan bisnisnya bernama Mar. Mar diketahui tinggal di Jalan
Andi Tonro, Makassar.
Hdy menceritakan awal pertemanannya
dengan Mar berlangsung sejak September lalu. Keduanya berkenalan
gara-gara bisnis jilbab. Hdy mengisahkan, ketika itu dirinya kaget saat
pertama kali diperlihatkan gambar yang disebut Mar adalah Muhammad saw.
Bukan dalam bentuk pin, tapi stiker dengan ukuran yang sama.
Hdy mengisahkan, ketika itu Mar mengaku bahwa gambar yang ada pada
pin yang beredar sekarang, adalah Nabi Muhammad saw saat berusia 17
tahun. Konon, menurut Hdy, Mar juga menyimpan foto yang diakuinya
sebagai foto Muhammad saw ukuran 10 R. Kata Mar, foto itu adalah
Muhammad saw saat berusia 25 tahun.
“Saya tidak habis pikir kalau itu Nabi
Muhammad saw, kenapa mirip perempuan ya? Saya penasaran makanya saya
beli,” ujar Hdy. Ketika ditemui kemarin, Hdy ditemani beberapa temannya
yang tergabung dalam Forum Komunikasi Muslimah “One-One”.
Pembuat Pin bernama Mar Ternyata Seorang Muslimah
Rumah Mar di Jalan Andi Tonro, sangat
sederhana. Warna temboknya sudah buram. Di bagian depan, ada kaca
jendela yang dipenuhi tempelan gambar-gambar jilbab beraneka warna dan
model. Sayangnya, ketika Fajar bertandang, Mar sedang tidak berada di
rumah.
Dari seorang lelaki yang diketahui
adalah suaminya, Mar sedang keluar untuk suatu urusan. Lelaki yang
memberi kabar Mar sedang keluar itu hanya melongokkan kepala dari balik
hijab berwarna campuran terang, yang menjadi pembatas ruangan tamu
dengan ruangan dalam.
Di dalam ruang tamu itu, terlihat
seorang bocah berambut pendek berumur sekira enam atau tujuh tahun.
Bocah itu juga menyebutkan Mar sedang keluar. Namun, Mar disebutnya
sebagai Ummi. “Ummi sedang keluar,” ucapnya.
Selain pin Muhammad saw, juga ada pin
bergambar lelaki memakai sorban. Tampangnya cukup gagah. Di atasnya
terdapat dua bulu ayam. Pelipis sebelah kanan di atas alis ke bawah
terdapat percikan warna merah seperti darah. Di bagian atas gambar
bertuliskan Assalamu Alaika yaa Qamar Bani Haasyim. Qamar Bani Hasyim
adalah julukan Ali bin Abi Thalib — satu dari empat sahabat terbaik
Rasulullah saw, yang dikenal dengan sebutan Khulafaaur Rasyidin.
Satu lagi, pin gambar lelaki dewasa. Di
bawahnya tertulis Abu Fadhl Abbas. Gambarnya serupa dengan gambar yang
ditulis sebagai Qamar Bani Hasyim. Yang membedakan adalah warna
gulungan sorban yang dikenakan Abu Fadhl Abbas berwarna hijau, dan
percikan merah seperti darah tepat di pelipis sebelah kiri. Di samping
gambar ada tulisan arab Assalamu Alaeka yaa Abal Fadhl Abbas.
Ketua MUI Kota Makassar, AGH Muhammad
Achmad Sewang saat dihubungi mengatakan sampai sekarang gambar-gambar
seperti itu tidak diperbolehkan beredar. Sebab bagaimana bisa
melukiskan Nabi Muhammad saw padahal saat ini belum ada pedoman tentang
hal itu. Makanya, di dalam masjid hanya ada kaligrafi tulisan Muhammad
saw. Tidak ada gambar hidup yang dipajang demi menghindari kemusyrikan
agar tidak menjadi sesembahan. “Itu hanya gambar imajinasi, bukan wujud
Nabi Muhammad saw yang sesungguhnya. Tidak ada untungnya menghabiskan
energi mendiskusikan hal-hal seperti itu,” jelas AGH Muhammad Achmad
Sewang.
Hal senada diungkapkan guru besar UIN
Alauddin bidang pemikiran Islam, Prof Dr Abdul Rahim Yunus. Menurutnya,
tidak pernah dibenarkan oleh ulama untuk membuat rekayasa gambar sosok
Rasulullah saw. Sebab pasti tidak sama dengan aslinya. Kalau membuat
sesuatu yang tidak benar terhadap Nabi Muhammad saw, itu dianggap
penghinaan. (Fajaronline)
Subscribe to:
Comments (Atom)
ORIFLAME UNIVERSITY
WEB BERITA, KATAKAN!
profil muthofar hadi
Curikulum Vitepdf
Unduh Partai Republik Republik Islam Indonesia
Partai Republik Islam Indonesia
Award Backlink
AWARD LEBARAN
DAFTAR ISI
2ARTIKEL SAYA UNTUK KOMPETISI iB
(BANK SYARIAH) KOMPAS SEPT - OKT 2009
1. BANK SYARIAH
2. PENGALAMAN SAYA MEMILIKI TABUNGAN SYARIAH
HALAMAN UNTUK LINK SAHABAT
3. iB Kepanjangan dari Bank Islam
4. BANK DIBAGI DUA
5. Memilih Bank Indonesia, bank Syariah atau bank Dunia
Blog Archive
ALAMAT IP KAMU
The 6 Links
streetdirectory.co.id
SILAHKAN LIHAT SENDIRI
Muthofar Hadi Sponsor Umroh/Haji
PT Armina Reka Perdana adalah salah satu agen perjalanan Haji/Umrah di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1990. Ikuti jamaahnya dan dapatkan kuotanya, Bergabung Klik di sini.



