Thursday, 10 September 2015

Rupiah Masih TInggi Setelah Kebijakan Ekonomi I Jokowi

Pemerintah Jokowi mengeluarkan kebijakan yang berani dengan merombak peraturan-peraturan sehingga diharapkan akan mempercepat pertumbuhan ekonomi real di masyarakat. Rupiah pada hari pertama dikeluarkannya kebijakan sempat menguat namun hari ini kembali turun.

Peraturan-peraturan mana saja yang dirombak itu yang belum sampai kepada publik, sehingga masih menimbulkan tanda tanya, akan efektifitas dan keberhasilan langkah Jokowi ini. Ketidak transparan dari pemerintah atau sulitnya akses untuk mengetahui peraturan mana yang akan diganti dan yang ditambah dengan peraturan baru menjadi titik lemah dari kebijakan ekonomi Jokowi.

Spekulasi akan bermunculan yang berdampak pada ketidakpastian. Sebab hampir semua pelaku ekonomi ataupun pengamat ekonomi memiliki titik-titik temu dalam menyikapi krisis ekonomi saat ini. Para ekonom di luar pemerintahan Jokowi pun bisa membaca, mana peraturan yang lemah dan mana yang perlu. Sehingga di saat tidak ada titik temu pendapat akan hal ini akan menimbulkan blunder jalannya penyelesaian masalah krisis ekonomi.

Bisa jadi peraturan yang akan dirubah arah perubahannya tidak sesuai dengan langkah yang benar, yang semestinya diambil oleh pemerintah atau justru peraturan baru yang dibuat pemerintah justru akan mengarah pada permasalahan baru. Dan tidak menyelesaikan permasalahan yang sudah ada.

Katanya, namun yang mengatakannya ni orang-orang penting paling tidak beliau adalah orang yang banyak pengikutnya, yakni nabi Muhammad saw. bahwa beliau sudah menyampaikan agar mata uang tidak diperjual belikan. Dan saat larangan itu dilanggar sekarang baru kita rasakan bagaimana dampaknya memperdagangkan mata uang.

Bagaimana solusinya? Jika memang Jokowi mau merubah peraturan yang tidak baik menjadi peraturan yang baik dan memberikan arah kepada kebaikan. Maka sudah tentu langkahnya adalah dengan melarang memperdagangkan mata uang rupiah.

Caranya bagaimana? Caranya adalah setiap uang yang masuk dan keluar harus dikonversikan ke dalam bentuk harga emas. Sehingga uang digunakan membeli emas terlebih dahulu baru digunakan untuk menjualnya dengan mendapatkan mata uang yang berbeda.

Peraturan yang kedua yang juga harus diperbaiki adalah dengan meniadakan riba baik dalam kelembagaan perbankkan maupaun dalam perdagangan pada umumnya. Riba adalah memberikan kelebihan pengembalian pada akad pinjam meminjam atau hal yang menyebabkan kerugian disatu pihak dan keuntungan dipihak lain dalam jual beli maupun pinjam meminjam.

Bunga bank dengan jelas sudah dinyatakan HARAM oleh MUI begitu pula bentuk Riba lainnya juga sudah banyak yang dinyatakan HARAM. Namun tidak disertai dengan peraturan pemerintah yang mengatur akan hal tersebut sehingga praktek Riba masih banyak ditemukan di masyarakat.

Itu dua hal yang bisa menyelamatkan perekonomian bahkan bisa menjadikan kita bangsa mandiri dengan peraturan kita sendiri yang berbeda dengan peraturan internasioanal yang membolehkan jual beli mata uang dan juga "melegalkan" riba. Contohnya adalah hutang luar negeri kita disertai dengan bunga berbunga ini adalah bentuk Riba internasioanal.


Mari daftar Umroh/Haji bersama ARMINAREKA PERERDANA, REFERENSI DARI saya MUTHOFAR HADI, ID 1245610. Kontak Person sms 087739355022.

Sunday, 12 April 2015

TANGIS RASULLAH MUHAMMAD SAW



Hadits pertama:

Suatu ketika Rasulullah saw duduk bersama Ibnu Mas’ud. Beliau bersabda, “Bacalah Al Quran untukku.”
Ibnu Mas’ud menjawab, “Aku membacakan untukmu, padahal Al Quran diturunkan kepadamu?”
Rasulullah saw menjawab, “Aku ingin mendengarnya dari orang lain.”
Maka Ibnu Mas’ud membaca surat An Nisa’ sampai ayat:
4:41
So how [will it be] when We bring from every nation a witness and we bring you, [O Muhammad] against these [people] as a witness?
Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).
Rasulullah saw bersabda, “Hasbukal aan (Cukuplah bacaanmu sekarang).”
Ibnu Mas’ud menoleh kepada Rasulullah saw dan dilihatnya beliau mencucurkan air mata. (Mutafaq’alaih)

Pelajaran yang dapat diambil dari hadits ini:
1. Rasul berkata kepada pembaca Al Quran, “Hasbukal aan”, bukannya, “Shodaqallahul ‘Adhiim.”
2. Rasul saw suka mendengarkan Al Quran terbukti yang dibacakan orang lain
3. Kekhusyu’an mendengarkan Al Quran terbukti dengan menangis dan bukan dengan berteriak

Hadits kedua:

Rasulullah saw dan para sahabat mengunjungi putera beliau, Ibrahim, yang sedang bersama ibu susuannya. Beliau merengkuhnya, kemudian mengecup dan menciumnya. Para sahabat pun menyusul beliau, namun Ibrahim telah wafat. Mata Rasulullah saw pun basah oleh air mata. Abdurrahman bin ‘Auf berkata, “Engkau menangis, ya Rasulullah?” Beliau bersabda, “Ini adalah ungkapan kasih sayang. Air mata mengalir, hati bersedih, namun kita tidak mengatakan sesuatu kecuali yang diridhoi Allah. Sungguh kami, wahai Ibrahim, bersedih dengan kepergianmu.” (Mutafaq ‘alaih)

Pelajaran yang dapat diambil dari hadits ini:
1. Boleh menangisi mayit tanpa menjerit-jerit dan meratapi
2. Boleh bersedih karena kematian seseorang dengan menjauhi ungkapan kemarahan dan kemurkaan, sebaliknya rela dan menyerah kepada takdir yang telah ditetapkan-Nya
3. Tangisan adalah ungkapan kasih sayang
4. Sabar dan mengharap pahala dari Allah

  $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 


Mari daftar Umroh/Haji bersama ARMINAREKA PERERDANA, REFERENSI DARI saya MUTHOFAR HADI, ID 1245610. Kontak saya di 310e4440/52129D41 atau 02749204499/088801347244/087739355022.

$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$

Thursday, 9 April 2015

KEHIDUPAN RASULULLAH SAW



1. Beliau Muhammad saw adalah seorang yang hidup kekurangan, kemudian Allah SWT memberikan kecukupan kepada beliau saw
Allah SWT berfirman:
QS Adh Dhuha (93) ayat 8
93:8
And He found you poor and made [you] self-sufficient.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

2. Selama satu bulan beliau saw sekeluarga pernah hanya memiliki bahan pangan berupa korma dan air
Aisyah meriwayatkan: “Kami keluarga Muhammad saw melewati satu bulan tanpa menyalakan api dapur kami. Kami hanya memiliki dua aswad yaitu korma dan air. Tetapi bertetangga dengan orang Anshor yang mengirimkan kepada Rasulullah susu kambing dengan susu unta. Kami minum air susu tersebut. (Mutafaq’alaih)

3. Beliau Muhammad saw jarang terlihat memakan makanan lezat
Anas ra meriwayatkan, “Aku belum pernah melihat Rasulullah saw makan roti yang besar dan lunak sampai beliau wafat dan belum juga kulihat Rasulullah saw menikmati daging kambing bakar selama hidupnya.” (HR. Bukhori)

4. Umar ra bin Khathab berkata: “Aku pernah meilihat Rasulullah saw badannya membungkuk karena lapar dan tidak mendapatkan sesuatu untuk mengganjal perutnya walaupun sekedar korma yang buruk.” (HR. Muslim)

5. Beliau Muhammad saw terkadang mengkonsumsi makanan tidak enak
Anas ra meriwayatkan bahwa ia pernah menjumpai Rasulullah saw dengan mebawa roti dari gandum dan minyak samin yang mulai basi. Beliau saw juga pernah menggadaikan baju besinya kepada seorang Yahudi guna membeli tepung untuk keluarganya. Aku pernah mendengar suatu hari beliau saw bersabda:
Maa amsa ‘indaaali Muhkammadin Sho’u tamrin walaa Shoo’u hkab
“Tidak pernah keluarga Muhammad saw pada suatu sore memiliki segantung korma maupun segantung biji-bijian.” (HR. Bukhori)

6. Selama beberapa malam berturut-turut beliau saw dan keluarganya bermalam dengan rasa lapar dan tidak memiliki santapan makan malam. Roti beliau saw sekeluarga kebanyakan terbuat dari gandum. (HR. Ahmad dan lainnya, hadits hasan)

7. Keluarga beliau saw tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut
Aisyah ra meriwayatkan, ia berkata: “Semenjak tiba di Madinah, keluarga Muhammad saw tidak pernah kenyang dengan roti gandum selama tiga hari berturut-turut, sampai beliau wafat.” (Mutafaq’alaih)

8. Rasulullah saw bersabda:
Allahummaj’al rizqooli Muhammadin Quutan
“Ya Allah, jadikan rizqi keluarga Muhammad saw berupa makanan pokok (untuk sekedar menghilangkan rasa lapar).” (Mutafaq’alaih)

ORIFLAME UNIVERSITY

Blog Archive

ALAMAT IP KAMU

streetdirectory.co.id

Muthofar Hadi Sponsor Umroh/Haji

PT Armina Reka Perdana adalah salah satu agen perjalanan Haji/Umrah di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1990. Ikuti jamaahnya dan dapatkan kuotanya, Bergabung Klik di sini.