Wednesday, 13 May 2009

Freddy Numberri Diabadikan Jadi Nama Ikan

Freddy Numberri Diabadikan Jadi Nama Ikan
Nama ikan dari perairan Raja Ampat itu memang penghargaan untuk Freddy Number.
Rabu, 13 Mei 2009, 16:37 WIB (Nurlis E. Meuko)
Ikan dari Raja Ampat

VIVAnews -- Malam ini, Departemen Kelautan dan Perikanan memperkenalkan ikan baru yang ditemukan di kawasan segitiga terumbu karang perairan Raja Ampat, Papua. Spesies baru ini diperkenalkan dalam acara Coral Triangle Iniciative Summit (CTI Summit 2009) di Swiss Bell Hotel, Manado.

Sekreterairs Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Departemen Kelautan, Sudirman Saad, ikan itu dari spesies baru pentapodus. Ikan itu ditemukan oleh dua Conservation International (CI), Dr. Mark Erdmann dan Dr. Gery Allen, dalam ekspedisi biologi kelautan di wilayah Papua Barat, pada April 2006.

Spesies ikan ini ditemukan dan di potret pada kedalaman 12 meter. Namun Mark Erdmann baru dapat mengoleksi spesimennya baru setahun kemudian di bagian barat laut wilayah perairan Batanta 1 Kepulauan Raja Ampat. Erdmann dan Allen memberi nama ikan ini Pentapodus Numberii.

"Ini penghargaan untuk Menteri Kelautan dan Perikanan (Freddy Numberri) atas komitmennya dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut Indonesia," kata Sudirman Saad.

Pentapodus Nmberii, adalah ikan konsumsi yang bentuknya seperti ikan hias. "Keberadaan spesies baru ini bisa menjadi awal pengungkapan secara ilmiah sumberdaya hayati lain di kawasan segitiga terumbu karang," katanya.• VIVAnews

Sunday, 10 May 2009

Hobbit Flores 'spesies baru'


BBC Indonesia, 07 Mei 2009

Kaki Hobbits
Tulang kaki Hobbit dari Flore tampaknya cukup primitif

Kalangan ilmuwan menemukan bukti baru bahwa tulang belulang manusia "Hobbit" Indonesia berasal dari spesies manusia baru, bukan pigmi modern.

Manusia setinggi satu meter dan berat 30 kg pernah berada di Flores mungkin 8000 tahun lalu.

Sejak penemuan itu, para peneliti menyatakan dengan tegas sebagai identitas manusia kerdil.

Dua tulisan di jurnal Nature sekarang mendukung gagasan bahwa mereka sepenuhnya spesies manusia baru.

Tim yang menemukan tulang-tulang kecil di gua Liang Bua, Flores beranggapan bahwa populasi itu milik spesies Homo floresiensis, terpisah dari Homo sapiens biasa.

Mereka berpendapat, "Hobbits" itu turunan dari spesies prasejarah manusia, barangkali Homo erektus yang mencapai pulau di Asia Tenggara lebih dari satu juta tahun lalu.

Selama bertahun-tahun, badan mereka kemungkinan semakin kecil ukurannya melalui proses seleksi alamiah yang disebut pengkerdilan pulau, klaim para penemu dan banyak ilmuwan lainnya.

Namun sejumlah peneliti berpendapat bahwa spesies ini tidak cocok dengan otak Hobbit seukuran kera hampir 400 cm kubik, sepertiga dari otak manusia modern.

Teka-teki

Ini adalah teka-teki, kata mereka, karena individu-individu itu tampaknya memiliki alat-alat dari batu yang dipahat secara rumit.

Mereka menyatakan, Hobbits mungkin bagian dari manusia modern dengan otak kecil yang abnormal.

Salah satu tim yang dipimpin William Jungers dari Stony Brook University di Amerika Serikat menganalisa tulang belulang kaki Hobbit.

Mereka menemukan bahwa dalam tingkat tertentu manusia luar biasa.

Jari kaki besar bersatu dengan jari lainnya dan penyatuan ini memungkinkan jari itu sebagai penyangga sepenuhnya badan sesuatu yang tidak ditemukan di kalangan kera besar.


Berita utama saat ini
Demokrat raih suara terbesar
Paus ingatkan soal manipulasi agama
Zuma resmi presiden Afsel
Rusia kecam 'petualangan militer'

Tuesday, 5 May 2009

DOAKU SETELAH TIDAK PUNYA PRESIDEN

SAYA BERDOA KEPADA ALLAH SWT SEMOGA ALLAH SWT MEMAAFKAN KESALAHANKU TELAH MEMILIH SBY DI PEMILU PRESIDEN 2004.

ORIFLAME UNIVERSITY

Blog Archive

ALAMAT IP KAMU

streetdirectory.co.id

Muthofar Hadi Sponsor Umroh/Haji

PT Armina Reka Perdana adalah salah satu agen perjalanan Haji/Umrah di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1990. Ikuti jamaahnya dan dapatkan kuotanya, Bergabung Klik di sini.